Dalil Allah ada tanpa tempat
Orang ini memposting gambar dengan caption:
“Allah ada tempat ada di kitab milik Syi’ah”
Seolah-olah akidah tersebut berasal dari Syi’ah dan diambil dari Syi’ah. Padahal, hadis tentang keberadaan Allah tanpa tempat ada di dalam Shahih Bukhari.
Nabi ﷺ bersabda, “Dulu hanya ada Allah tanpa sesuatu pun selainNya.” (HR. Bukhari)
Dalam hadis lain, sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, di manakah Tuhan kita sebelum Dia menciptakan langit dan bumi?”
Beliau ﷺ menjawab:
“(Allah berada) dalam ‘amā’ (suatu keadaan yang tidak diketahui), tidak ada udara di atasnya dan tidak ada udara di bawahnya.” (Shahih Ibnu Hibban)
Imam Ibnu Hibban menjelaskan:
“Maksudnya adalah bahwa makhluk tidak mengetahui (hakikat) Penciptanya dari perspektif makhluk, karena Dia (Allah) ada tanpa waktu dan TANPA TEMPAT. Siapa yang tidak ada bagi-Nya waktu, tidak ada bagi-Nya tempat, dan tidak ada sesuatu pun bersama-Nya —karena Dialah Pencipta segala sesuatu— maka pengetahuan makhluk tentang-Nya seakan-akan Dia berada dalam keadaan samar (‘amā’) dari pengetahuan makhluk. Bukan maksudnya bahwa Allah benar-benar berada dalam ‘amā’, karena sifat ini menyerupai sifat makhluk.”
📚Sahih Ibnu Hibban
Pesan saya kepada orang semacam ini:
Hentikanlah framing murahan semacam itu. Karena Ahlus Sunnah wal Jamaah sudah punya rujukan sendiri dalam akidah. Kalau pun kebetulan ada juga di kitab Syi’ah atau kitab Wahabi, bukan berarti Ahlus Sunnah mengambil ajaran dari Syi’ah atau Wahabi. Semoga dapat dipahami.