Berdoa di Kuburan Bukan Berarti Memintaa kepada Selain Allah
*BERDOA DI KUBURAN BUKAN BERARTI MEMINTA KEPADA SELAIN ALLAH*
Berdo’a itu ada seni nya, supaya do’a kita dikabulkan oleh Allah, menurut Imam Adz-zahabi murid terbaik Imam Ibnu Taimiyah adalah dengan berdo’a di kuburan nya Nabi dan orang shaleh.
Jika sang guru yaitu Imam Ibnu Taimiyah menolak keras berdoa di kuburan Nabi apalagi kepada orang shaleh yg kesalehan nya tidak sejelas Nabi, maka Imam Adz-adzahabi justru sangat menganjurkan berdoa di kuburan Nabi dan orang shaleh, selain mendapatkan kebaikan dari “tabarruk”/ngalap berkah kepada Nabi dan orang shaleh, kuburan Nabi dan orang shaleh merupakan tempat yg dipenuhi dengan keberkahan, tidak bisa disamakan dengan berdoa di tempat yg lain.
Imam Adz-dzahabi memberi sedikit alasan kenapa kuburan Nabi dan orang shaleh itu berbeda dengan tempat yg lain? Kata beliau di dalam kitab “siyar A’lamun Nubala” hal 76-77 jilid ke 17 cetakan Ar-risalah :
قُلْتُ: وَالدُّعَاءُ مُسْتَجَاب عِنْد قُبُوْر الأَنْبِيَاء وَالأَوْلِيَاء، وَفِي سَائِر البِقَاع، لَكِن سَبَبُ الإِجَابَة حُضُورُ الدَّاعِي، وَخُشُوعُهُ وَابتِهَاله، وَبلاَ رَيْبٍ فِي البقعَةِ المُبَارَكَة
“Aku berkata yaitu Imam Adz-adzahabi” : Dan berdo’a di kuburan para Nabi dan orang-orang shaleh dan di semua bagian (sisi) dari kuburan nya, mustajab…”
Alasan doa mustajab di kuburan Nabi dan orang shaleh adalah : kuburan Nabi dan orang shaleh tidak sama seperti tempat kebanyakan, selain penuh dengan keberkahan, kuburan Nabi dan orang shaleh, menjadikan hati yg berdoa lebih khusyuk…
Jadi berdoa di kuburan Nabi dan orang shaleh, bukan berarti meminta kepada penghuni kubur, tapi lebih kepada cerdas dalam berdoa, karena salah satu sebab doa yg mustajab adalah keberkahan tempat berdoa.
Benarlah kata Imam adz-dzahabi masih dalam kitab yg sama jilid ke 11 hal 212 :
قُلْتُ: أَيْنَ المُتَنَطِّعُ المُنْكِرُ عَلَى أَحْمَدَ، وَقَدْ ثَبَتَ أَنَّ عَبْدَ اللهِ سَأَلَ أَبَاهُ عَمَّنْ يَلمَسُ رُمَّانَةَ مِنْبَرِ النَّبِيِّ -ﷺ- وَيَمَسُّ الحُجْرَةَ النَّبَوِيَّةَ، فَقَالَ: لاَ أَرَى بِذَلِكَ بَأْسًا.
أَعَاذنَا اللهُ وَإِيَّاكُم مِنْ رَأْيِ الخَوَارِجِ وَمِنَ البِدَعِ
Orang yg mengingkari tabarruk di kuburan Nabi dan orang shaleh, serta menuduh orang yg tabrrukan dan berdoa di kuburan Nabi dan orang shaleh dengan tuduhan syirik adalah pemikiran ahlul bid’ah dan kelompok ekstremis "khawarij" yg gampang mengeluarkan seorang muslim dari Islam, wal ‘iyadzu billah.
Semoga bermanfaat.