Wahabi Berdusta atas Nama Imam Attazmanti
🔰 WAHHABI BERDUSTA ATAS NAMA IMAM ATTAZMANTI MENGENAI MAULID NABI.
Oleh: M. Rofiannur Al Hamaamuh, SN, DH.
A. PEMBUKAAN.
Kelicikan Wahhabi kembali berulang yakni memotong fatwa ulama. Kini, yang menjadi korban dari kelicikan mereka adalah Al Imam Dzohiruddin Ja'far Attazmanti Assyafi'i (W 682 H).
Wahhabisme mengklaim bahwasanya Imam Attazmanti sejalan dengan ideologi sesat mereka yaitu maulid nabi adalah bid'ah yang sesat. Padahal, Al Imam Attazmanti menghukumi bidah Hasanah mengenai perayaan maulid nabi Muhammad Sallahu Alaihi Wa Sallam. Andaikan para wahhabisme mau jujur dalam mengutip fatwa ulama.
Wahhabisme memang sengaja memotong fatwa ulama dengan tujuan untuk mengelabui orang awam, seolah olah fatwa ulama yang mereka potong itu sejalan dengan ideologi sesat dan jahat mereka. Padahal, ulama yang dipotong fatwanya sangat berlepas diri dari apa yang mereka sangkakan.
B. PEMBUKTIAN.
Al Imam Al Muarrikh Muhammad bin Yusuf Assyami (W 942 H) mengatakan:
وقال الإمام العلامة ظهير الدين جعفر التزمنتي - رحمه الله تعالى - : هذا الفعل لم يقع في الصدر الأول من السلف الصالح مع تعظيمهم وحبهم له إعظامًا ومحبة لا يبلغ جمعنا الواحد منهم ولا ذرة . منه ، وهي بدعة حسنة إذا قصد فاعلها جمع الصالحين والصلاة على النبي - صلى الله عليه وسلم - وإطعام الطعام للفقراء والمساكين ، وهذا القدر يثاب عليه بهذا الشرط في كل وقت
Artinya: Al Imam Al Allamah Dzohiruddin Ja'far Attazmanti (W 682 H) - semoga Allah taala merahmatinya - mengatakan: pelaksanaan maulid ini tidak pernah terjadi di zaman awal para salafussoleh padahal mereka sangat mengagungkan dan mencintai nabi Jika rasa hormat dan cinta kita semua kepada nabi digabungkan, tetap belum menyamai kadar hormat dan rasa cinta satu orang dari salaf kepada beliau. Maulid nabi adalah bid'ah Hasanah. Apabila, pelakunya berniat sekedar mengumpulkan para orang orang Soleh, melantunkan sholawat atas nabi Sallahu Alaihi Wa Sallam, memberikan makanan kepada orang orang fakir dan orang orang miskin. Inilah, tolak ukur syarat seseorang dipahalai atas melakukan maulid disepanjang waktu.
[Subulul Huda Wa Arrasyad: 1/442]
Kesimpulan adalah;
1. Al Imam Dzohiruddin Ja'far Attazmanti Assyafi'i (W 682 H) tidak seperti yang diasumsikan dalam gambar wahhabisme tadi. Justru, beliau menganggap perayaan maulid nabi Muhammad Sallahu Alaihi Wa Sallam adalah bid'ah Hasanah.
Selesai
© ID Cyber aswaja.
NB: Dilarang untuk merubah sumber yang telah diterbitkan tanpa adanya izin resmi dari tim ID Cyber aswaja dan penulis tanpa terkecuali.
.
.
.
#maulid #rabiulawal #aswaja #sunni #wahhabi #salafi #sesat #manhajsalaf #ahlisunnah #kajiansunnah #dakwahislam #ngertiagama #mujassimah #wahhabiyyah