Khutbah Jumat, Momen Kemerdekaan
Ringkasan Khutbah Jum'at Ustadz Abdul Wahid Al-FaizinM.SEI di masjid An Nadhifa La Diva Green Hill, Hulaan, Menganti, Gresik, 8 Agustus 2025.
Oleh : Azis Rofi'i
Pada tanggal 17 Agustus 1945 Allah SWT memberikan nikmat yang sangat agung kepada bangsa Indonesia yakni kemerdekaan, bebas dari penjajahan bangsa lain.
Berkah kemerdekaan kita bisa aman beribadah, aman bekerja dan aman bermasyarakat dan bisa bercengkerama bersama keluarga dengan nyaman.
Beda dengan saudara-saudara kita yang ada di Palestina yang belum aman beribadah, bekerja dan beraktifitas lainnya.
Saking pentingnya rasa aman dalam bernegara, nabi Ibrahim memanjatkan doa agar negeri Mekah diberi aman oleh Allah.
1. Di QS Al-Baqarah ayat 126
وَاِذۡ قَالَ اِبۡرٰهٖمُ رَبِّ اجۡعَلۡ هٰذَا بَلَدًا اٰمِنًا وَّارۡزُقۡ اَهۡلَهٗ مِنَ الثَّمَرٰتِ مَنۡ اٰمَنَ مِنۡهُمۡ بِاللّٰهِ وَالۡيَوۡمِ الۡاٰخِرِؕ قَالَ وَمَنۡ كَفَرَ فَاُمَتِّعُهٗ قَلِيۡلًا ثُمَّ اَضۡطَرُّهٗۤ اِلٰى عَذَابِ النَّارِؕ وَبِئۡسَ الۡمَصِيۡرُ
Artinya:
"Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berdoa, *Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Mekkah) ini negeri yang aman* dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, Dia (Allah) berfirman, "Dan kepada orang yang kafir akan Aku beri kesenangan sementara, kemudian akan Aku paksa dia ke dalam azab neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali."
2. Di QS Ibrahim : 35
وَإِذْ قَالَ إِبْرَٰهِيمُ رَبِّ ٱجْعَلْ هَٰذَا ٱلْبَلَدَ ءَامِنًا وَٱجْنُبْنِى وَبَنِىَّ أَن نَّعْبُدَ ٱلْأَصْنَامَ
Artinya:
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata:
*"Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman,* dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.
Kenapa doa' Nabi Ibrahim selalu dimulai dengan doa' aman ? karena aman adalah nikmat terbesar Allah. Iman Al-Razi berkata :
وَالِابْتِدَاءُ بِطَلَبِ نِعْمَةِ الْأَمْنِ فِي هَذَا الدُّعَاءِ يَدُلُّ عَلَى أَنَّهُ أَعْظَمُ أَنْوَاعِ النِّعَمِ وَالْخَيْرَاتِ وَأَنَّهُ لَا يَتِمُّ شَيْءٌ مِنْ مَصَالِحِ الدِّينِ وَالدُّنْيَا إِلَّا بِهِ
[الرازي، فخر الدين، تفسير الرازي = مفاتيح الغيب أو التفسير الكبير،
Artinya :
“Mengawali doa dengan meminta nikmat aman (kesejahteraan) dalam doa tersebut menunjukkan bahwasanya nikmat aman (kesejahteraan) suatu daerah adalah salah satu nikmat terbesar. Dan kemaslahatan agama dan dunia tidak akan tercapai kecuali dengan adanya kesejahteraan tersebut.”
Berkah bimbingan Allah dan berkah aman karena kemerdekaan pula, kerajaan-kerajaan kecil yang ada di nusantara disatukan Allah menjadi 1 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai dengan firman Nya di QS Al-Anfal: 63
وَأَلَّفَ بَیۡنَ قُلُوبِهِمۡۚ لَوۡ أَنفَقۡتَ مَا فِی ٱلۡأَرۡضِ جَمِیعࣰا مَّاۤ أَلَّفۡتَ بَیۡنَ قُلُوبِهِمۡ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ أَلَّفَ بَیۡنَهُمۡۚ إِنَّهُۥ عَزِیزٌ حَكِیمࣱ
Artinya :
dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Berbeda dengan dengan negara-negara lain yang dulunya 1 negara, tetapi sekarang terpecah belah menjadi beberapa negara.
Oleh karena itu, nikmat kemerdekaan ini harus kita syukuri dengan sebaik-baiknya.
Bagaimana cara mensyukurinya ?
1. Tetap jaga rasa aman dan jaga tali persaudaraan & persatuan.
- jangan bentrok gara-gara isu pribumi dan pendatang.
- jangan bertengkar gara-gara berbeda ormas.
- jangan saling bermusuhan gara-gara perbedaan pilihan politik.
Perintah Allah SWT agar kita bersatu ada dalam QS Ali Imron : 103
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْاۖ وَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَاۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ
Artinya :
Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, *janganlah bercerai berai,* dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ingatlah pula ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.
2. Saling menghormati dalam perbedaan.
- Ada satu kaedah dalam merawat persatuan diantara kita yaitu :
نَتَعَاوَنُ فِيْماَ اتَّفَقْنَا عَلَيْهِ، وَيَعْذُرُ بَعْضُنَا بَعْضًا فِيْمَا اخْتَلَفْنَا فِيْهِ
Artinya :
“Kita saling tolong-menolong dalam perkara yang kita sepakati, dan saling memaafkan _(respect)_ terhadap perkara yang kita berselisih di dalamnya”.
Allah SWT akan memberikan 3 adzab / bencana kepada bangsa yang tidak rukun.
1. Dari atas : angin kencang, puting beliung, hujan deras yang menyebabkan banjir.
2. Dari bawah : gempa bumi, tsunami dll.
3. Perang saudara.
Hal tersebut difirmankan Allah SWT dalam QS : Surat Al-An'am: 65
قُلۡ هُوَ ٱلۡقَادِرُ عَلَىٰۤ أَن یَبۡعَثَ عَلَیۡكُمۡ عَذَابࣰا مِّن فَوۡقِكُمۡ أَوۡ مِن تَحۡتِ أَرۡجُلِكُمۡ أَوۡ یَلۡبِسَكُمۡ شِیَعࣰا وَیُذِیقَ بَعۡضَكُم بَأۡسَ بَعۡضٍۗ ٱنظُرۡ كَیۡفَ نُصَرِّفُ ٱلۡـَٔایَـٰتِ لَعَلَّهُمۡ یَفۡقَهُونَ
Artinya :
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Yang Mahakuasa mengirimkan azab kepadamu, dari atas atau dari bawah kakimu atau Dia memecah belah kamu menjadi golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain.” Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kekuasaan Kami) agar mereka memahami (nya).
Semoga momen bulan Agustus ini bisa digunakan :
1. Untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan.
2. Untuk semakin merajut tali persaudaraan & persatuan.
Wallahu a'lam bishshowab.
Semoga bermanfaat.