HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer
Pertanyaan

Ibnu Utsaimin: Yang Lebih Rajih Boleh Kirim Bacaan al-Qur’an Untuk Mayit

Jawaban:

 Ibnu Utsaimin: Yang Lebih Rajih Boleh Kirim Bacaan al-Qur’an Untuk Mayit


Menurut Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin kebolehan kirim bacaan al-Qur’an semisal al-Fatihah dan lain-lain adalah pendapat yang lebih RAJIH dibandingkan pendapat ulama yang melarang hal tersebut.


فقه العبادات للعثيمين (ص98 بترقيم الشاملة آليا):

«‌‌السؤال (62) : فضيلة الشيخ، ما حكم التلاوة لروح الميت؟


Pertanyaan ke-62, “Apa hukum baca al-Qur’an untuk arwah orang yang sudah meninggal dunia?”


الجواب: التلاوة لروح الميت، يعني أن يقرأ القارئ القرآن وهو يريد أن يكون ثوابه لميت من المسلمين، فقد اختلف العلماء في هذه المسألة، 


Jawaban Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, “Membaca al-Qur’an untuk arwah orang yang sudah meninggal dunia maksudnya adalah membaca al-Qur’an dan orang yang membacanya menginginkan agar pahala bacaan tersebut untuk muslim yang sudah meninggal dunia. Hukum hal ini diperselisihkan oleh para ulama.


فمنهم من يرى أن ذلك غير مشروع، وأن الميت لا ينتفع به، أي لا ينتفع بالقرآن في هذه الحال، 


Pendapat pertama mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah disyariatkan/dituntunkan. Orang yang sudah meninggal dunia tidaklah mendapatkan manfaat dari hal itu, tidak mendapatkan manfaat dari bacaan al-Qur’an dalam kondisi ini.

 

ومنهم من يرى أنه ينتفع بذلك، وأنه يجوز للإنسان أن يقرأ القرآن بنية أنه لفلان أو لفلانة من المسلمين، سواء كان قريباً له أم غير قريب له، وهذا هو الأرجح، 


Pendapat kedua mengatakan bahwa orang yang sudah meninggal dunia mendapatkan manfaat dari hal tersebut. Seorang muslim diperbolehkan membaca al-Qur’an dan pahalanya diniatkan untuk muslim, fulan atau fulanah baik orang tersebut kerabatnya atau pun bukan kerabatnya. INILAH PENDAPAT YANG LEBIH RAJIH, LEBIH KUAT.


لأنه ورد في جنس العبادات جواز صرفها للميت، كما في حديث سعد بن عبادة رضي الله عنه، حين تصدق بمخرافه - أي ببستانه -لأمه 


Dalilnya terdapat hadis yang menunjukkan kebolehan memberikan pahala dari jinsul ibadah, ibadah secara umum kepada orang yang telah meninggal dunia semisal Saad bin Ubadah yang menyedekahkan kebunnya dengan niat pahala sedekahnya untuk sang ibu, HR Malik no 3655.


وكما في قصة الرجل الذي قال للنبي عليه الصلاة والسلام: إن أمي افتلتت نفسها، وأظنها لو تكلمت لتصدقت، أفأتصدق عنها؟ قال: نعم


Dalil lainnya kisah seorang anak yang berkata kepada Nabi SAW, “Sungguh ibuku meninggal dunia secara tiba-tiba. Aku punya sangkaan kuat seandainya ibuku sempat berpesan sebelum meninggal dunia tentu beliau ingin bersedekah. Bolehkah aku bersedekah atas nama ibuku?”. “Boleh”, jawab Nabi SAW HR al-Bukhari dan Muslim.


وهذه قضايا أعيان، تدل على أن صرف جنس العبادات لأحد من المسلمين جائز، وهو كذلك،

 

Ini adalah beberapa kasus yang menunjukkan bahwa memberikan pahala jins ibadat, ibadah secara umum kepada seorang muslim itu diperbolehkan. Benar, demikian itu diperbolehkan. 


ولكن أفضل من هذا أن يدعو للميت، وأن يجعل الأعمال الصالحة لنفسه، 


Akan tetapi yang lebih afdhal dari mengirimkan pahala baca al-Qur’an adalah mendoakan kebaikan untuk orang yang sudah meninggal dunia. Sedangkan berbagai amal shalih ditujukan untuk diri sendiri.


لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال: " إذا مات الإنسان انقطع عمله إلا من ثلاثة: إلا من صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ‌ولد ‌صالح يدعو له" 


Dalilnya adalah sabda Nabi SAW, “Jika manusia meninggal dunia maka kesempatan untuk beramal itu sudah terputus kecuali tiga hal, sedekah yang pahalanya mengalir, ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakan kebaikan untuknya” HR Muslim.


ولم يقل: أو ‌ولد ‌صالح يتلو له، أو يصلي له، أو يصوم له، أو يتصدق عنه، بل قال: أو ‌ولد ‌صالح يدعو له، والسياق في سياق العمل فدل ذلك على أن الأفضل أن يدعو الإنسان للميت. لا أن يجعل له شيئاً من الأعمال الصالحة، والإنسان محتاج إلى العمل الصالح، أن يجد ثوابه مدخراً له عند الله عز وجل.

‌‌

Sisi pendalilan dari hadis ini, Nabi SAW tidak mengatakan “atau anak shalih yang membacakan al-Qur’an untuknya, kirim pahala shalat, puasa dan sedekah untuknya”. Yang Nabi SAW katakan adalah “atau anak shalih yang mendoakan kebaikan untuknya”. Konteks hadis pun terkait amal yang dilakukan oleh anak. 


Hal tersebut menunjukkan bahwa yang afdhal adalah mendoakan yang sudah meninggal dunia, bukan mengirimkan pahala sejumlah amal shalih kepada orang yang sudah meninggal dunia. Setiap orang membutuhkan amal shalih menjadi tumpukan pahala yang tersimpan di sisi Allah SWT” Fiqh al-Ibadat karya Muhammad bin Shalih al-Utsaimin hlm 98, Syamilah.


Pendapat rajih itu bersifat relatif. Rajih menurut siapa dulu? Rajih menurut Ibnu Baz, belum tentu rajih menurut Ibnu Utsaimin dan seterusnya.


Oleh karena itu anggapan adanya kompilasi produk hukum fikih yang semuanya bersifat rajih adalah anggapan yang tidak benar.


Kebolehan kirim pahala bacaan al-Qur’an untuk orang yang sudah meninggal dunia itu lebih rajih (arjah) bagi Ibnu Utsaimin. Hal ini menunjukkan bahwa pendapat yang melarang itu sebenarnya rajih secara dalil hanya saja kejelian pendalilan pendapat yang membolehkan kirim pahala baca al-Qur’an itu lebih tepat.


Perbedaan pendapat yang berkisar antara rajih dan lebih rajih/arjah meminjam prespektif Ibnu Utsaimin tidak layal diberi label bid’ah. Lebih unik lagi jika ada followers Syaikh Ibnu Utsaimin yang memberikan label bid’ah kepada amalan yang dinilai lebih rajih/arjah menurut Ibnu Utsaimin.


Dasar pijakan (ma’khadz hukm) pendapat yang membolehkan kirim pahala baca al-Qur’an adalah keberadaan jins ibadat yang boleh dikirimkan kepada mayit. Kebolehan membayar zakat fitrah dengan beras adalah keabsahan korma, gandum dan kismis yang merupakan jins makanan pokok sebagai alat pembayaran zakat fitrah.   


Para ulama biasa mempertanyakan keabsahan suatu hukum karena hukum tersebut asing (gharib), tidak ada hal sejenis yang dilegalkan syariat. Oleh karena sebagian ulama tidak menerima kesunnahan shalat tasbih karena dalam syariat tidak dijumpai keberadaan shalat yang sejenis dengan hal itu.


Alhasil masalah kirim pahala bacaan al-Qur’an baik surat al-Fatihah atau lainnya hendaknya tidak dijadikan sebagai bahan keributan dan sumber kegaduhan sosial. Silahkan masing-masing pihak beramal sesuai dengan keyakinannya tanpa memvonis sesat dan bid’ah pihak lain.


Aris Munandar

Aqidah (70) Arbain (8) Distribusi (1) Fiqih (134) Hadist (35) Jenazah (4) Khotbah (3) Kisah Hikmah (20) Kisah Teladan (6) Kutipan (307) Pajak (5) Pasar (5) Pendidikan Islam (19) Penjualan (3) Pernikahan (7) Puasa (14) Qurban (1) Ramadhan (11) Segmentasi (1) Shalat (19) Soal Ekonomi (8) Soal PKn (5) Syubhat (5) Tafsir (5) Thaharah (1) Uraian (2) Zakat (1)