Allah Maha Sempurna
ALLAH MAHA SEMPURNA
Sesungguhnya Allah Ta'ala terbebas dari segala kekurangan. Mustahil bagi Allah Ta'ala mempunyai sifat kekurangan, karena sesuatu yang kurang pasti membutuhkan sesuatu lain untuk menyempurnakannya.
Dalam konsep ini terkandung makna bahwa Allah Ta'ala adalah Maha Sempurna dan tidak membutuhkan apa pun, karena kekurangan adalah ciri makhluk, bukan Sang Pencipta.
Konsep ini juga menekankan pentingnya memahami sifat-sifat Allah Ta'ala sebagai sesuatu yang Maha Sempurna dan tidak dapat disamakan dengan makhluk-Nya. Dengan memahami hal ini, seseorang dapat memperkuat iman dan keyakinannya kepada Allah Ta'ala.
Dikisahkan bahwa Asiyah berkata kepada Fir'aun, "Aku ingin bermain denganmu, dan siapa yang menang, maka dia harus keluar dengan telanjang di depan pintu istana." Fir'aun menyetujui permintaan itu. Ketika Asiyah menang, dia berkata, "Penuhi janjimu dan keluarlah dengan telanjang." Fir'aun menjawab, "Ampuni aku, dan aku akan memberimu sebuah gudang berisi mutiara." Asiyah berkata, "Jika engkau adalah Tuhan, maka penuhi syarat itu, karena memenuhi janji adalah syarat ketuhanan." Maka, Fir'aun pun melepas pakaiannya. Ketika para dayang istana melihat Fir'aun, mereka tidak percaya lagi bahwa Fir'aun itu Tuhan, karena buruknya bentuk fisiknya dan mereka beriman kepada Allah Ta'ala. Sebelumnya, Asiyah telah menawarkan Islam kepada mereka, tetapi mereka tidak menerimanya. WaAllahu 'Alam
Refrensi:
📚 سلم النجاة شرح سفينة الصلاة صحـ 5
وحكي أن آسية قالت لفرعون أريد منك اللعب ومن غلب خرج عريانا إلى باب القصر فأجابها إلى ذلك فغلبته فقالت أوف بالعهد واخرج عريانا فقال اصفحي عنى ولك خزانة لؤلؤ قالت إن كنت إلها فأوف بالشرط فإن الوفاء بالعهد من شرط الإلهية فتجرد من ثبابه فلما راته الجواری کفرن به لقبح صورته و آمن بالله تعالى وكانت آسية تعرض عليهن الإسلام قبل ذلك فلا يقبلن
Oleh: Riyadul Jinan Asy'ari Syafi'i
Kudus, 6 Dzulqa'dah 1446 H/6 Mei 2025 M