HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer
Pertanyaan

Allah Mendengar tanpa Telinga

Jawaban:

 🔰 ALLAH MENDENGAR TANPA TELINGA.


Oleh: M. Rofiannur Al Hamaamuh, SN, DH.

Sesi: Aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah.

Version: Sifat Mendengar nya Allah.


Aqidah ahli Sunnah Wal Jamaah menyatakan bahwasanya Allah Subhanahu Wa Taala memiliki sifat sama' (سمع) yang artinya Allah mendengar. Dan sifat sama' ini wajib diimani oleh seluruh ummat Islam didunia dan mendengar nya Allah kepada semua apa apa yang Allah dengar tanpa menggunakan telinga, indera indera telinga, alat dan semacamnya. Sebab, Allah taala suci dari sifat sifat makhluk seperti mendengar dengan telinga. Inilah aqidah yang selamat dari kesesatan.


Sebagai perbandingan izinkanlah kami uraikan sebagimana berikut;


A. WAHHABI: TIDAK BOLEH MENAFIKAN TELINGA PADA SIFAT SAMA'.


Menurut kelompok Wahhabiyyah Allah Subhanahu Wa Taala tidak boleh dikatakan "mendengar tanpa telinga". Sebab, ada kemungkinan Allah memiliki telinga.


Syaikh Soleh Ibnu Utsaimin pernah ditanya:


السائل : شيخ هل يصح أن يقال إن الله سميع بلا أذن بصير بلا عين

الشيخ : لأ لأنه لا يجوز أيضا نفي الأذن عن الله هل نفى الله عن نفسه الأذن أسألك

السائل : ...

الشيخ : ما ننفي إذن لا يجوز أن ننفي لاحتمال أن يكون له أذن طيب أيضا بصير بلا عين هذا أيضا لا يصح.


Artinya: Penanya: Syaikh apakah benar jika mengatakan sesungguhnya Allah mendengar tanpa telinga dan melihat tanpa mata?


Syaikh: Tidak betul, karena sesungguhnya tidak boleh menafikan telinga dari Allah. Apakah Allah menafikan telinga dari dirinya? aku bertanya padamu.


Penanya:...


Syaikh: Menafikan telinga itu tidak boleh, karena boleh jadi Allah memiliki telinga, lagi melihat tanpa mata ini juga tidak benar.


[https://alathar.net/home/esound/index.php?op=codevi&coid=154150]


Pengertian nya adalah anggota badan seperti telinga dalam kelompok Wahhabiyyah tidak boleh dinafikan/ditiadakan. Sebab, bisa jadi Allah memiliki telinga. Sehingga, kesannya adalah Allah mendengar dengan telinga tapi telinganya Allah tidak sama dengan telinga nya makhluk. Dan pengertian seperti ini sudah masuk kedalam jebakan tasybih dan tajsim. Dan aqidah seperti ini tidak betul.


B. AHLI SUNNAH WAL JAMA'AH: ALLAH MENDENGAR TANPA TELINGA.


Dalam aqidah ahli Sunnah Wal Jamaah Allah Subhanahu Wa Taala mendengar dengan sifat sama'. Bukan dengan telinga. Sebab, telinga merupakan sifat makhluk yang takkan bisa mendengar kecuali dengannya. Sedangkan, Allah taala maha mendengar secara abadi tanpa telinga dikarenakan Allah mendengar dengan sifatnya bukan dengan hasil ciptaannya. Jadi, Allah taala suci dari mendengar dengan telinga atau hal hal kemakhlukan lainnya.


Al Imam Ibnu Jarir Attabari (W 310 H) mengatakan:


يسمع - جل ثناؤه - الأصوات، لا يخرق في أذن، ولا جَارِحة كجوارح بني آدم.


Artinya: Allah Jalla Tsana'uh mendengar ke semua suara tanpa (suara itu) tembus ke telinga dan bukan anggota badan seperti anggota badannya manusia.


[Attabshir Fii Ma'alim Addin: 142]


Al Imam Abi Bakar Ahmad Arrazi Al Hanafi (W 370 H)


سميع بلا أذن


Artinya: Allah maha mendengar tanpa menggunakan telinga.


[Syarah Bad'i Al Amali: 88]


Al Imam Al Khattabi (W 388 H) mengatakan:


وضعه اصبعه على أذنه وعينه عند قراءته سميعاً بصيراً، معناه اثبات صفة السمع والبصر الله سبحانه لا إثبات الأذن والعين لأنهما جارحتان.


Artinya: Nabi meletakkan jarinya ke telinga dan kedua matanya ketika ia membaca Sami'an Bashira. Maknanya, menetapkan sifat sama' dan Bashar kepada Allah bukan menetapkan telinga dan mata. Karena sesungguhnya keduanya (mata dan telinga) merupakan anggota badan.


[Ma'alim Assunan: 3/303]


Al Imam Ibnu Tahir At-Tamimi Al Baghdadi (W 429 H) mengatakan:


قال اصحابنا اهل الحق ان سمعه صفة أزلية وهو يسمع بها و جميع المسموعات من الاصوات والكلام. كل مسموع سمع ادراك لاسمع علم به من غير اذن ولا جارحة.


Artinya: Para ulama kami [Ahli Haq] mengatakan: sesungguhnya mendengar nya Allah merupakan sifat azaliyyah dan Allah mendengar dengan sifat itu, ke semua apa apa yang didengar dari suara suara, ucapan ucapan. Semua yang didengar Allah mendengar bukan pendengaran ilmu tanpa telinga dan anggota badan.


[Ushul Addiin: 96]


Al Imam Al Baihaqi (W 458 H) mengatakan:


وقال الحليمي رحمه الله في معنى ( السميع ) : إنه المدرك للأصوات التي يدركها المخلوقون بآذانهم ، من غير أن يكون له أذن.


Artinya: Al Halimi Rahimahallahu mengatakan mengenai makna Assami': Sesungguhnya Assami' merupakan sesuatu yang dapat menjumpai suara suara yang mana makhluk pun menjumpai suara dengan telinga mereka, tanpa Allah memiliki telinga.


[Asma' Wa Assifat: 62]


Maksudnya, makhluk menemukan suara dengan telinga sedangkan Allah tidak. Tapi, dengan sifat sama'nya.


Al Imam Al Ghazali (W 505 H) mengatakan:


ويسمع من غير أصمخة ولا آذان


Artinya: Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Al Arba'in Fii Ushul Addiin: 13]


Al Imam Ibnul Haj Al Qafithi (W 598 H) mengatakan:


ويسمع بغير أصمخة وآذان


Artinya: Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Hazzul Ghulashim Fii Ifham Al Mukhasim: 25]


Al Imam Ibnu Farhun Al Qurtubi (W 646 H) mengatakan:


ويسمع من غير أصمخة ولا آذان


Artinya: Allah mendengar tanpa indra telinga dan tanpa telinga itu sendiri.


[Azzahir: 12]


Al Imam Annasafi (W 710 H) mengatakan:


وهو السميع ) لجميع المسموعات بلا أذن


Artinya: Dialah yang maha mendengar ke semua yang didengar tanpa telinga.


[Tafsir Annasafi: 2/1576]


Al Imam Najmuddin Abi Arrabi' Assharsari Al Hanbali (W 716 H) mengatakan:


يسمع ويبصر لا إثبات الجارحة كالعين والأذن


Artinya: Allah mendengar dan melihat tanpa menetapkan anggota badan seperti mata dan telinga.


[Al Isyarat Al Ilahiyyah: 421]


Al Imam Abi Tahir Ismail Al Jaithali (W 737 H) mengatakan:

ويسمع من غير أصمخة ولا آذان


Artinya: Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Qanatirul Khairat: 1/210]


Al Imam Taajuddin Assubki (W 771 H) mengatakan:


ويسمع من غير أصمخة وآذان


Artinya: Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Tabaqat Assyafiiyyah Al Kubra: 3/119]


Al Imam Ibnu Hajar Al Asqalani (W 852 H) mengatakan:


والله سبحانه وتعالى يسمع المسموعات بدون الوسائط


Artinya: Allah Subhanahu Wa Taala mendengar ke semua hal yang didengar tanpa perantara.


[Fathul Bari Syarah Sahih Al Bukhari: 13/357]


Al Imam Abdurrahman Asshafrawi Assyafii (W 895 H) mengatakan:


(اعلم) وفقني الله واياك لما يرضى أنه يشترط لصحة الايمان صحة العقيدة وهي أن تعلم أن الله تعالى حي عليم قادر سميع بلا أصمخة وآذان


Artinya: Ketahuilah, semoga Allah memberikan taufik kepada ku dan kepada mu kepada apa apa yang diridhoi nya. Bahwasanya, disyaratkan untuk membenarkan iman adalah membenarkan aqidah. Ialah, engkau harus tahu bahwasanya Allah taala itu hidup, mengetahui, kuasa, maha mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Nuzhatul Majalis Wa Muntakhab Annafa'is: 1/6]


Al Imam Nuruddin (W 898 H) mengatakan:


كما أن سمعه من غير أصمخة ولا آذان


Artinya: Sebagimana bahwasanya mendengarnya Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Syarah Al Jami: 22]


Al Imam Kamaludin Muhammad Ibnu Abi Syarif (W 905 H) mengatakan:


أنه تعالى سميع بصير بلا جارحة) لا (حدقة و) لا أذن


Artinya: Bahwasanya Allah Allah mendengar dan melihat tanpa anggota badan seperti kornea mata dan telinga.


[Al Musamirah: 74]


Al Imam Al Qasthalani (W 923 H) mengatakan:


فيسمع ويبصر بلا جارحة حدقة وأذن


Artinya: Allah mendengar dan melihat bukan anggota badan seperti kornea mata dan telinga.


[Irsyadus Saari Syarah Sahih Al Bukhari: 15/351]


Al Imam Assya'rani (W 973 H) mengatakan:


كما أن سمعه من غير صمخة ولا آذان


Artinya: Sebagimana bahwasanya mendengarnya Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Al Yawaqit Al Jawahir: 7]


Al Imam Al Manawi (W 1031 H) mengatakan:


ويسمع من غير أصمخة ولا آذان


Artinya: Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Al Jauhirah Al Fakhirah: 24]


Al Imam Annabalisi (W 1143 H) mengatakan:


فيسمعها بلا اذن


Artinya: Mendengar nya alah tanpa menggunakan telinga.


[Al Anwar Al Ilahiyyah: 62]


Al Imam Ibnu Ajiibah Al Hasani (W 1224 H) mengatakan:


ويسمع من غير أصمخة وآذان


Artinya: Allah mendengar tanpa indra telinga dan telinga itu sendiri.


[Tafsir Al Fatihah Al Kabir: 136]


Al Imam Al Baijuri (W 1277 H) mengatakan:


وَسَمْعِ اللَّهِ تَعَالَى لَيْسَ بِأُذُنِ


Artinya: Mendengar nya Allah taala bukanlah dengan telinga.


[Kifayatul Awam: 137]


Kesimpulannya; Aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah dari zaman ke zaman telah mengajarkan pada kita bahwasanya Allah taala memiliki sifat sama', mendengar nya Allah tidak sama dengan mendengar nya makhluk, Allah mendengar dengan sifat sama'nya bukan dengan anggota badan, telinga, indera, alat dan semacamnya.


Sedangkan, aqidah yang batil mengajarkan kepada anda bahwasanya Allah mendengar dengan telinga dan tidak boleh Menafikan telinga kepada Allah.


Selesai


© ID Cyber aswaja.


NB: Dilarang untuk merubah sumber yang telah diterbitkan tanpa adanya izin resmi dari tim ID Cyber aswaja dan penulis tanpa terkecuali.


Sumber: https://www.facebook.com/share/EMewD9B4vVE4Nvx6/

Aqidah (70) Arbain (8) Distribusi (1) Fiqih (134) Hadist (35) Jenazah (4) Khotbah (3) Kisah Hikmah (20) Kisah Teladan (6) Kutipan (307) Pajak (5) Pasar (5) Pendidikan Islam (19) Penjualan (3) Pernikahan (7) Puasa (14) Qurban (1) Ramadhan (11) Segmentasi (1) Shalat (19) Soal Ekonomi (8) Soal PKn (5) Syubhat (5) Tafsir (5) Thaharah (1) Uraian (2) Zakat (1)