Syarat Air Mutaghayyir 2
๐๐ฒ๐๐ซ๐๐ญ ๐๐ข๐ซ ๐๐ฎ๐ญ๐๐ ๐๐ฒ๐ฒ๐ข๐ซ (๐)
๐. ๐๐ข๐ซ ๐๐ข๐ฌ๐ ๐ญ๐๐ซ๐ฅ๐๐ฉ๐๐ฌ ๐๐๐ซ๐ข๐ฉ๐๐๐๐ง๐ฒ๐
Syarat ketiga agar perubahan pada air mempengaruhi status kemutlakannya adalah perubahan itu harus disebabkan oleh suatu benda yang secara alami dapat dipisahkan dari air.
Benda yang dapat mengubah sifat air dapat dibagi menjadi dua jenis: mukhฤliแนญ dan mujฤwir. Mukhฤliแนญ sendiri terbagi lagi menjadi dua, yaitu:
๐. ๐๐ฎ๐ค๐ก๐̄๐ฅ๐ข๐ญ̣ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ข: Zat yang secara alami melekat pada air dan sulit dipisahkan. Contohnya adalah tanah pada air sungai atau belerang pada mata air panas.
๐. ๐๐ฎ๐ค๐ก๐̄๐ฅ๐ข๐ญ̣ ๐๐ค๐ฌ๐ญ๐ซ๐ข๐ง๐ฌ๐ข๐ค: Zat yang bukan bagian alami dari air dan biasanya ditambahkan oleh manusia. Contohnya adalah kopi, teh, atau gula yang larut dalam air.
๐. ๐๐ฎ๐ค๐ก๐̄๐ฅ๐ข๐ญ̣ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ข
Mukhฤliแนญ alami dalam konteks pengubah sifat air, yaitu: sesuatu yang melekat dengan air di alam secara bawaan atau inheren tanpa dapat dipisahkan.
Istilah ini dirasa tepat untuk menjadi padanan apa yang diistilahkan oleh ulama dengan “๐ด๐̄ ๐๐̄ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐̄ ๐๐-๐๐̄`๐ ‘๐๐๐๐” yang maknanya secara harfiah adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari air.
Sebagai contoh misalnya tanah pada air sungai atau belerang pada mata air panas. Tanah dan belerang merupakan mukhฤliแนญ alami, karena faktanya di alam, air-air tersebut tidak terlepaskan darinya.
Perubahan sifat yang terjadi pada air akibat mukhฤliแนญ alami ini tidak mempengaruhi status kemutlakan air. Air yang berubah akibat mukhฤliแนญ alami tetap sah untuk digunakan bersuci. Syekh Taqiyudin al-Hiแนฃni (w. 829 H) mengatakan:
ุฃู ุง ุฅِุฐุง َูุงَู ุงูุชَّุบَُّูุฑ ุจِู َุง َูุง َูุณْุชَุบِْูู ุงูู َุงุกُ ุนَُูู َูุงูุทِِّْูู َูุงูุทُّุญُْูุจِ َูุงُّْูููุฑَุฉِ َูุงูุฒِّุฑِْْููุฎِ َูุบَْูุฑَِูุง ِْูู ู ََูุฑِّ ุงูู َุงุกِ َูู َู َุฑِِّู َูุงูู ُุชَุบَِّูุฑُ ุจِุทُِْูู ุงْูู ُْูุซِ َูุฅَُِّูู ุทَُْููุฑٌ
“๐ด๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐โ๐๐ (๐๐๐) ๐๐ก๐ข ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐ข๐โ๐̄๐๐๐ก̣ ๐๐๐๐๐, ๐ ๐๐๐๐๐ก๐ ๐ก๐๐๐โ, ๐๐ข๐๐ข๐ก, ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ง๐๐๐๐๐โ (๐๐๐ ๐๐๐๐) ๐๐ก๐๐ข ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ฆ๐, (๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐) ๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐ฆ๐ ๐๐๐ ๐๐ก๐๐ข ๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐ก ๐๐๐ค๐๐ก๐๐ฆ๐ ๐๐๐, ๐๐ก๐๐ข ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐โ ๐๐๐๐๐๐ก ๐̣๐ข̄๐ ๐๐-๐๐ข๐๐ ̇, ๐๐๐๐ ๐๐๐ (๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐โ) ๐ก๐๐๐ ๐๐๐ข๐ก (๐ก๐๐ก๐๐) ๐ ๐ข๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐ข๐๐๐๐๐.”
Alasannya adalah karena perubahan sifat air yang disebabkan oleh mukhฤliแนญ alami tidak menghilangkan status kemutlakan air tersebut. Orang akan tetap menyebut air sungai yang berwarna coklat karena tanah sebagai air, begitu juga air panas yang berbau belerang. Hal ini karena mukhฤliแนญ alami merupakan bagian tak terpisahkan dari air tersebut di alam.
๐. ๐๐ฎ๐ค๐ก๐̄๐ฅ๐ข๐ญ̣ ๐๐ค๐ฌ๐ญ๐ซ๐ข๐ง๐ฌ๐ข๐ค
Ekstrinsik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya adalah sesuatu yang berasal dari luar atau bukan bagian yang tidak terpisahkan dari sesuatu. Maka maksud dari istilah Mukhฤliแนญ ekstrinsik dalam konteks air mutagayyir yaitu; Sesuatu yang berasal dari luar dan bukan bagian yang tidak terpisahkan dari air.
Istilah ini dirasa tepat untuk menjadi padanan apa yang sering diistilahkan oleh ulama dengan “๐๐-๐ด๐๐๐๐๐๐๐๐̄ ‘๐๐๐๐”, yaitu suatu benda yang dapat dihindarkan dari air. Al-Bujairimi (w. 1221 H) dalam Hฤsyiahnya mengatakan:
ู ُุฑَุงุฏُُู ุจِุงْูู ُุณْุชَุบَْูู ุนَُْูู ู َุง ُูู ُِْูู ุตَُْูู ุงْูู َุงุกِ ุนَْูู
“๐๐๐๐ ๐ข๐ ๐๐ฆ๐๐โ ๐๐-๐ผ๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ฆ๐ ๐๐-๐ด๐๐ ̣๐̄๐๐̄ ๐๐๐๐๐๐ (๐ข๐๐๐๐๐๐๐ฆ๐) “๐๐-๐๐ข๐ ๐ก๐๐๐๐̄ ‘๐๐โ๐ข” (๐ฆ๐๐๐ก๐ข) ๐ ๐๐ ๐ข๐๐ก๐ข ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ก ๐๐โ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ฆ๐.”
Sebagai contoh misalnya, bubuk kopi, teh celup dan gula. Benda-benda tersebut merupakan mukhฤliแนญ ekstrinsik, karena bukan bagian yang inheren dengan air di alam.
Perubahan sifat akibat mukhฤliแนญ ekstrinsik dapat menghilangkan kemutlakan air, sehingga membuatnya tidak sah digunakan untuk bersuci. Syekh al-Islam Zakariya al-Anแนฃฤrฤซ (w. 926 H) mengatakan:
ุงْูู َุงุกُ ุงْูู ُุชَุบَِّูุฑُ ุทَุนْู ًุง ุฃَْู ًَْูููุง ุฃَْู ุฑِูุญًุง ุจِู ُุฎَุงَูุทَุฉِ ุทَุงِูุฑٍ ُูุณْุชَุบَْูู ุงْูู َุงุกُ ุนَُْูู َูุงْูู َِِّูู، َูุงูุฒَّุนَْูุฑَุงِู ุชَุบَُّูุฑًุง َูู َْูุนُُู ุงْูุฅِุทَْูุงَู ุฃَْู ุฅุทَْูุงَู ุงุณْู ِ ุงْูู َุงุกِ ุนََِْููู ุบَْูุฑُ ุทَُููุฑٍ
“๐ด๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐ ๐, ๐ค๐๐๐๐ ๐๐ก๐๐ข ๐๐๐ข๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐ข๐๐โ ๐๐๐โ ๐๐ข๐โ๐̄๐๐๐ก̣ ๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐ ๐ข๐๐, ๐ ๐๐๐๐๐ก๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ง๐’๐๐๐๐๐, ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐โ๐๐ ๐๐ก๐ข ๐๐๐๐โ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ก๐๐๐๐๐ ๐๐๐, (๐ ๐ก๐๐ก๐ข๐ ๐๐ฆ๐) ๐ก๐๐๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐ข๐๐๐๐๐.”
Jelasnya, air yang telah berubah tidak lagi disebut air mutlak, yaitu air yang bebas dari atribut yang melekat. Misalnya, air yang bercampur bubuk kopi disebut air kopi, air yang bercampur teh celup disebut air teh, dan sebagainya. Karena keluar dari definisi air mutlak, air tersebut tidak sah digunakan untuk bersuci.
๐. ๐๐ข๐๐๐ค ๐ฌ๐ฎ๐ค๐๐ซ ๐ฆ๐๐ง๐๐๐ ๐๐ก ๐๐ข๐ซ ๐๐๐ซ๐ข๐ฉ๐๐๐๐ง๐ฒ๐
Syarat keempat agar perubahan pada air memengaruhi status kemutlakannya adalah jika perubahan tersebut disebabkan oleh sesuatu yang mudah dihindarkan dari air, seperti bubuk kopi atau teh celup. Namun, jika perubahan itu terjadi karena benda yang secara alami sulit dihindarkan dari air, maka status kemutlakan air tidak berubah. Imam al-Nawawฤซ (w. 676 H) mengatakan:
ุฃََّู ุงْูู َุงุกَ ุงْูู ُุชَุบَِّูุฑَ ุจِู َุง َูุชَุนَุฐَّุฑُ ุตَُُْููู ุนَُْูู ุทَُููุฑٌ
“๐ด๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐โ (๐ ๐๐๐๐ก๐๐ฆ๐) ๐๐๐โ ๐ ๐๐ ๐ข๐๐ก๐ข ๐ฆ๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐๐๐๐ ๐ข๐๐ก๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐โ, (๐ ๐ก๐๐ก๐ข๐ ๐๐ฆ๐) ๐ ๐ข๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐ข๐๐๐๐๐.”
Sebagai contoh misalnya lumut atau daun pohon. Sangat sukar untuk mencegah lumut tumbuh di dalam air, begitu juga sangat sukar untuk menghindarkan air dari jatuhnya daun yang berterbangan karena tertiup angin. Al-Khaแนญib al-Syirbini (w. 977 H) mengatakan:
ََููุง َูุถُุฑُّ ุฃَْูุฑَุงُู ุดَุฌَุฑٍ ุชََูุงุซَุฑَุชْ َูุชََูุชَّุชَุชْ َูุงุฎْุชََูุทَุชْ َูุฅِْู َูุงَูุชْ ุฑَุจِูุนَِّูุฉً ุฃَْู ุจَุนِูุฏَุฉً ุนَْู ุงْูู َุงุกِ ِูุชَุนَุฐُّุฑِ ุตَِْูู ุงْูู َุงุกِ ุนََْููุง
“๐ท๐๐ข๐ ๐๐โ๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข โ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ข๐ (๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐) ๐ก๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ขโ๐ (๐ ๐ก๐๐ก๐ข๐ ๐๐๐๐ข๐ก๐๐๐๐๐ ๐๐๐), ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐ ๐๐ข๐ ๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐ก๐๐ข ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ข๐ ๐๐ก๐ข ๐๐๐ขโ (๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐ก ๐๐๐). (๐ด๐๐๐ ๐๐๐ฆ๐) ๐๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐๐๐๐ ๐ข๐๐ก๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐๐/๐๐๐๐โ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ก๐ข ๐ ๐๐๐ข๐.”