HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer
Pertanyaan

3 Kesalahfahaman Mahasiswa Teologi Muslim

Jawaban:

 Hari ini ketika kuliah teologi, saya menemukan beberapa fakta yang cukup membuat saya terbengong2.


Pertama, ternyata mayoritas mahasiswa teologi di Indonesia membagi corak teologi kepada dua, yaitu tradisional dan rasional. Tradisional diwakili oleh Asy'ariyah dan rasional diwakili oleh Mu'tazilah.


Padahal sejauh yang saya tahu dan pelajari, kalangan tradisionalis ini lawannya adalah modernis, bukan rasional. Kurang rasional apa Asy'ariyah? Asy'ariyah adalah aliran yang mematenkan paham bahwa akal dan wahyu selalu sejalan. Tidak mungkin ada pertentangan antara wahyu dan akal. Sedangkan Mu'tazilah adalah aliran yang sudah lama padam karena terlalu banyak kontradiksi dalam ajarannya. 


Bahkan kalangan modernis yang dikomandoi oleh Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh, kemudian disebarkan di Indonesia oleh para pengikutnya, mereka semua beraliran Asy'ariyah dalam ilmu kalam. Yang mereka kritisi dari kalangan tradisionalis adalah bagaimana ajaran Islam telah dicampuri oleh tradisi2 lokal sehingga sulit membedakan mana yang tradisi dan mana yang agama. Apalagi di antara tradisi2 tersebut ada yang yang bertentangan dengan agama. Sebaliknya kaum tradisionalis berkeyakinan bahwa tradisi ini sangat penting dalam menjaga ruh dan corak keislaman tetap kekal di tengah masyarakat.


Kedua, ternyata mayoritas mahasiswa teologi di Indonesia berkeyakinan bahwa aliran Asy'ariah menggunakan pendekatan tekstual dalam memahami teks2 agama. Hal yang berbeda dengan Mu'tazilah yang menggunakan pendekatan kontekstual. Lucunya bukti yang diketengahkan adalah penafsiran terhadap ayat2 mutasyabihat. Mereka contohkan dalam menafsirkan ayat "Yadullah fauqa aidihim" (Tangan Allah di atas tangan2 meraka) bahwa Asy'ariyah berkata bahwa Allah mempunyai tangan, hanya saja tidak serupa dengan tangan makhluk. Ini kan lucu sekali, karena selama ini yang berdebat dengan aliran salafi bahwa Allah tidak mempunyai tangan dan kata "tangan" dalam ayat tersebut mesti ditakwil adalah Asy'ari. Kok bisa2nya mereka berpahaman bahwa Asy'ari berkeyakinan Allah punya tangan?


Ketiga, ternyata mayoritas mahasiswa teologi di Indonesia berkeyakinan bahwa Asy'ariyah berpaham jabariah dalam hal taqdir yang mana berbeda dengan Mu'tazilah yang berpaham qadariah. 


Jabariah adalah paham di mana manusia tidak memiliki kuasa untuk memilih apa yang akan dilakukannya dan dia hidup hanya seperti wayang. Sedangkan qadariah adalah paham bahwa manusia memiliki kebebasan mutlak menentukan pilihan terhadap apa yang dilakukkannya sehingga menjadi landasan pertanggung-jawabannya di akhirat kelak. 


Padahal faktanya Asy'ariyah adalah aliran yang meluruskan dua paham ini; jabariah dan qadariah. Asy'ariah dan Maturidiah mengetengahkan paham "kasab" dan "ikhtiyar" untuk menyelesaikannya. Kemudian ada juga konsep "taqdir mubram dan muallaq". Artinya walaupun taqdir manusia sudah ditentukan oleh Allah, manusia tetap memiliki kemampuan untuk memilih apa yang akan dilakukannya sebagai landasan pertanggung-jawabannya di akhirat. 


Dalam kasus ini paham qadariah bermasalah serius, karena seolah menafikan campur tangan Allah dalam kehidupan manusia. Paham ini menyebabkan doa kepada Allah, harap akan rahmat Allah dan takut kepada  azab Allah kehilangan esensinya. Paham ini menafikan Kehendak Allah dan Taufik dari Allah. Karena semuanya di tangan manusia dan atas kehendak manusia.  Paham ini sama dengan paham Aristoteles bahwa Allah hanya "Sebab Pertama" adanya alam semesta ini, kemudian Allah berlepas tangan dan membiarkan alam ini berjalan dengan sendirinya. Setelah alam diciptakan, Allah hanya "duduk manis" dan tidak memiliki kekuasaan apa2. 


Uniknya Asy'ariah dituduh sebagai penyebab ketertinggalan umat Islam dengan paham jabariyah-nya. Contoh kasus yang diketengahkan adalah bagaimana Iran, Hizbullah dan Houti (yang dikatakan syi'ah berpaham neo-mu'tazilah) bergerak dalam teknologi dan militer sehingga mereka mampu membantu Palestina secara nyata. Sedangkan umat Sunni yang Asy'ariah hanya mampu berdoa dan mengutuki saja seolah dunia akan berubah dengan doa dan kutukan mereka. Padahal kita tahu penyebab sunni tidak bergerak karena mereka dipimpin oleh orang2 munafik, diktator, tirani, korup, bermental budak, cinta dunia dan takut mati!


3 hal ini yang menjadi tema kami dalam diskusi kelas teologi di antara tema2 lainnya. Ketika berdiskusi sanad pemahaman ini akan selalu kembali ke Harun Nasution lagi Harun Nasution lagi. Ternyata kalau kita telusuri dalam jurnal2 yang ada, kajian mereka memang selalu mengacu pada tokoh ini. Ketika saya katakan; coba sebutkan satu saja kitab Tafsir ulama Asy'ariah yang menafsirkan ayat mutasyabihat secara tekstual, atau satu saja kitab Aqidah Asy'ariah yang berpaham jabariah, tidak ada satu pun yang menjawab. Inilah lemahnya metode kuliah di Indonesia yang membangun dasar pemikiran dari jurnal ke jurnal, dari makalah ke makalah, tanpa pernah membaca sumber aslinya. Hal yang sangat jauh berbeda dengan Al-Azhar yang selalu menekankan originalitas pemikiran kajian turats-nya. Masih terngiang dan trauma menyaksikan sidang tesis dan disertasi di Al-Azhar ketika para penguji selalu berkata: "Emangnya dia ini siapa? Kenapa merujuk kepadanya? Tidak adakah ulama terdahulu yang sudah menjelaskannya?" Atau pertanyaan: "Emangnya kamu siapa sudah bisa beropini seperti itu? Sudah berapa kitab yang kamu baca dan kaji?" Yaaaah...

Aqidah (70) Arbain (8) Distribusi (1) Fiqih (134) Hadist (35) Jenazah (4) Khotbah (3) Kisah Hikmah (20) Kisah Teladan (6) Kutipan (307) Pajak (5) Pasar (5) Pendidikan Islam (19) Penjualan (3) Pernikahan (7) Puasa (14) Qurban (1) Ramadhan (11) Segmentasi (1) Shalat (19) Soal Ekonomi (8) Soal PKn (5) Syubhat (5) Tafsir (5) Thaharah (1) Uraian (2) Zakat (1)