Wafatnya Imam Syafi'i
Wafatnya Imam Syafi'i
Suatu malam, murid Imam Syafi'i, Imam Rabi' bin Sulaiman bermimpi. Beliau melihat Nabi Adam wafat, jenazahnya digotong oleh orang banyak.
Keesokan harinya, Imam Rabi' bertanya ke para ulama tentang ta'bir mimpi itu, mereka kemudian menjawab bahwa ini adalah tanda wafatnya manusia paling alim di muka bumi. Karena Nabi Adam adalah Nabi yg diajar langsung oleh Allah.
Dan benar, Imam Syafi'i wafat di hari itu. Tercatat bahwa beliau wafat bakda Isya, malam Jumat, di akhir bulan Rajab tahun 204 H, di umur yg ke-54.
Setelah itu murid-murid Imam Syafii berkumpul di sisi kepala beliau, salah seorang dari mereka kemudian membacakan surah Yasin.
Semua proses pemandian dan pengkafanan dihadiri oleh para murid beliau, sampai keesokan harinya, hari Jum'at tanggal 1 Sya'ban, setelah sholat Asar, jasad mujaddid yg Allah kirim di abad ke-2 ini dikebumikan.
Beliau dimakamkan di tanah keluarga Bani Abdil Hakam. Kita bisa liat ada makam Imam Muhammad bin Abdil Hakam di samping makam Imam Syafi'i.
Semua ini diceritakan oleh Imam Baihaqi dengan sanadnya.
__
Sebelum wafat, Imam Muzani pernah menjenguk Imam Syafi'i di sakit terakhirnya, beliau bertanya, "bagaimana kabar engkau, wahai ustadz?"
Imam Syafi'i menjawab,
"أصبحت من الدنيا راحلا، ولإخواني مفارقا، ولكأس المنية شاربا، وعلى الله واردا، ولسوء أعمالي ملاقيا"
"Saya akan pergi meninggalkan dunia ini, berpisah dengan para saudara, meminum gelas kematian. Saya akan datang kepada Allah, dan akan bertemu dengan amal-amal buruk saya".
Kemudian beliau menghadap langit, dan mengatakan,
إليك إلهَ الخلق أرفعُ رغبتي
وإن كنتُ يا ذا المنّ والجود مجرِما
"Kepada Engkaulah, wahai tuhannya para makhluq, aku menyandarkan harapku, walaupun aku, wahai tuhan yg Maha Pemberi dan Maha Dermawan, adalah seorang pendosa"
تعاظَمَني ذنبي فلما قرنتُه
بعفوِك ربي كان عفوُك أعْظَما
"Dosa-dosaku sangat lah besar, tapi tatkala aku bandingkan dengan Maaf-Mu, wahai tuhanku, sungguh, Maaf-Mu jauh lebih besar"
ولولاك ما يقوى بإبليسَ عابدٌ
فكيف وقد أغوى صفيك آدما
"Kalau bukan karena Engkau, tidak ada ahli ibadah yg kuat dengan godaan Iblis. Bagaimana tidak, ia telah berhasil menggoda kekasih-Mu, Adam"
فإن تعفُ عنِّي تعْفُ عن متَمَرِّدٍ
ظلوم غشوم ما يزايل مأثَما
"Jika Engkau memaafkanku, maka Engkau memaafkan seorang pendurhaka, zalim, dan yg tak pernah meninggalkan dosa"
Baitnya panjang..
Coba lihat, bagaimana seorang alim yg di bulan Ramadhan biasa khatam Al-Qur'an 60 kali, yg ibadah malamnya sangat hebat, dan punya murid di seluruh penjuru negeri, masih mengatakan hal seperti ini?
[مناقب الإمام الشافعي للبيهقي، ٢\٣٠١]