Selamatan Haji
"Selametan Haji"
Kebiasaan calon jemaah haji Indonesia sebelum berangkat adalah mengadakan 'selametan', mengundang para kerabat dan tetangga serta memberi sedekah sesuai kemampuan.
Tata cara seperti di atas dijelaskan dalam salah satu kitab induk Mazhab Syafi'i, Al-Majmu'.
1. Berpamitan
Imam Nawawi menjelaskan:
ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺃﻥ ﻳﻮﺩﻉ ﺃﻫﻠﻪ ﻭﺟﻴﺮاﻧﻪ ﻭﺃﺻﺪﻗﺎءﻩ ﻭﺳﺎﺋﺮ ﺃﺣﺒﺎﺑﻪ
"Dianjurkan bagi orang yang akan berangkat haji untuk pamitan pada keluarga, tetangga, teman dan orang-orang yang dicintainya"
Di antara dalil yang disampaikan adalah:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ أَنَّهُ اسْتَأْذَنَ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فِى الْعُمْرَةِ فَقَالَ « أَىْ أُخَىَّ أَشْرِكْنَا فِى دُعَائِكَ وَلاَ تَنْسَنَا »
Umar bin Khatab meminta izin kepada Nabi untuk melakukan umrah. Nabi bersabda: “Wahai saudaraku, sertakan kami dalam doamu. Jangan lupakan kami” HR Tirmidzi
2. Walimah Safar
Walimah dalam Islam ada banyak. Walimah anak disebut Aqiqah. Walimah bangun rumah namanya Wakirah. Walimah jelang akad nikah adalah Imlak dan walimah pernikahan populer dengan istilah Walimatul Urs.
Walimah sendiri cukup luas pemahamanya. Di antara definisi yang dipopulerkan dari Imam Syafi'i:
وليمة وهي ما يصنع من الطعام عند السرور
"Walimah adalah hidangan makanan karena mendapat kesenangan" (Muqaddimah Fathil Bari, 1/202)
Di literatur kitab Klasik, ada Walimah Naqi’ah. Banyak ulama menyebut bahwa Walimah ini adalah jamuan setelah musafir datang dari perjalanan. Namun ada versi makna lain yang disampaikan oleh Syekh Taqiyuddin Al-Hishni:
وقال الحليمي : يستحب للمسافر أن يطعم الناس ونقل فيه آثارا عن الصحابة وغيرهم
Al-Halimi berkata: “Dianjurkan bagi musafir untuk bersedekah makanan untuk orang lain. Ia mengutip beberapa riwayat dari para Sahabat dan lainnya” (Kifayatul Akhyar, 3/26)
Demikian pula yang ditegaskan oleh Imam Nawawi:
ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺃﻥ ﻳﺘﺼﺪﻕ ﺑﺸﺊ ﻋﻨﺪ ﺧﺮﻭﺟﻪ ﻭﻛﺬا ﺃﻣﺎﻡ اﻟﺤﺎﺟﺎﺕ ﻣﻄﻠﻘﺎ ﻛﻤﺎ ﺳﻨﻮﺿﺤﻪ ﺇﻥ ﺷﺎء اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻓﻲ ﺑﺎﺏ ﺻﺪﻗﺔ اﻟﺘﻄﻮﻉ
"Bagi orang yang akan berangkat haji dianjurkan bersedekah saat berangkat, demikian pula jika ada hajat secara mutlak seperti yang akan kami jelaskan di Bab Sedekah Sunah" (Al-Majmu', Bab Adab Safar/388)
Bagaimana dengan hadis sahih Bukhari bahwa Nabi menyembelih unta setelah pulang haji wada'? Insyaallah akan saya ulas tersendiri di lain waktu.