Amalan Pengganti Haji dan Umrah
AMALAN PENGGANTI HAJI DAN UMRAH
Diantara bukti keistimewaan umat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam adalah limpahan anugerah dari Allah ta'ala kepada umat ini. Diantaranya adalah tidak ada satu amal pun yang ketika satu kaum bisa melaksanakannya lalu ada kaum lain yang tidak mampu melaksanakannya melainkan Allah ta'ala menjadikan suatu amal lain untuk menjadi alternatif pengganti mendapatkan pahala yang sama nilainya. Sehingga umat ini memiliki kesempatan yang sama dalam berlomba-lomba dalam amal kebaikan.
سبحان من فضل هذه الأمة وفتح لها على يدي نبيها، نبي الرحمة، أبواب الفضائل الجمة؛ فما من عمل عظيم يقوم به قوم ويعجز عنه آخرون، إلا وقد جعل الله عملا يقاومه، أو يفضل عليه، فتتساوى الأمة كلها في القدرة عليه .
Dan diantara amal² yang pahalanya bisa mengimbangi pahala haji dan umrah adalah :
1. Shalat shubuh lalu dzikir hingga terbitnya matahari lalu shalat dua raka'at. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
من صلى الصبح، ثم جلس في مصلاه يذكر الله حتى تطلع الشمس، ثم صلى ركعتين، كان له مثل أجر حجة وعمرة تامة. قال رسول الله ﷺ: تامة، تامة، تامة
"Barangsiapa shalat shubuh lalu duduk di tempat shalatnya sambil berdzikrullah hingga terbitnya matahari kemudian shalat dua raka'at maka baginya pahala seperti pahala menuaikan ibadah haji dan umrah secara sempurna", bahkan beliau mengulanginya tiga kali, "sempurna sempurna sempurna".
2. Shalat Jum'at. Dalam sebuah hadits diriwayatkan, "Jum'at adalah hajinya orang² miskin". Bahkan Sa'id bin Al Musayyib radhiyallahu 'anhu berkata, "Ia (shalat Jum'at) lebih aku sykai daripada haji sunnah."
3. Berangkat untuk jama'ah di masjid dalam keadaan suci. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
من تطهر في بيته، ثم خرج إلى المسجد لأداء صلاة مكتوبة، فأجره مثل أجر الحاج المحرم. ومن خرج لصلاة الضحى، كان له مثل أجر المعتمر .
"Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat fardhu maka pahalanya seperti pahala orang yang haji dan ihram. Dan barangsiapa berangkatnya untuk melaksanakan shalat Dhuha maka pahalanya seperti pahala umrah.
4. Berbakti dan berbuat baik kepada ibu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berwasiat kepada seseorang agar berbakti kepada ibunya lalu bersabda, "Kamu (mendapat pahala seperti pahala) orang yang haji, umrah, dan jihad (jika mau berbakti kepada ibumu)".
5. Shalat 'Idul Fitri dan Adhha. Ada diantara Sahabat radhiyallahu 'anhu berkata : "Berangkat menuju shalat 'idul Fitri pahalanya seperti umrah, dan menuju shalat 'idul Adhha pahalanya seperti haji."
6. Membantu saudara. Imam Al Hasan Al Bashri berkata : "Langkahmu dalam membantu hajat saudaramu lebih baik bagimu daripada haji sunnah."
7. Shalat Isya' dan Shubuh berjama'ah. Imam 'Uqbah bin Abdul Ghafir berkata, "Shalat Isya' berjama'ah mengimbangi pahala haji, dan shalat Shubuh berjama'ah mengimbangi pahala umrah."
Melaksanakan kewajiban, apapun itu, maka lebih utama daripada menjalankan ibadah haji atau umrah sunnah. Sebab tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada Allah ta'ala dengan suatu amal yang lebih Ia cintai daripada melaksanakan apa yang telah Ia wajibkan.
Banyak orang merasa ringan membayar biaya puluhan juta rupiah untuk bisa ikut haji atau umroh yang sunnah namun begitu berat mengeluarkan uang itu untuk membayar kewajiban²nya, entah bayar hutang atau lainnya. Dan banyak juga orang yang begitu berat meninggalkan pekerjaan haram dan syubhat namun ringan sekali mengeluarkan hasil pekerjaannya itu untuk haji, umrah, bahkan sedekah. Padahal Ulama berkata : "Meninggalkan satu daniq (sepeser) uang yang dibenci Allah ta'ala lebih aku sukai daripada menunaikan lima ratus kali haji."
Dan bahkan menahan diri dari melakukan perbuatan-perbuatan haram itu lebih utama daripada menunaikan haji atau ibadah lainnya yang hukumnya sunnah.
Wa Allah ta'ala a'lam
Ringkasan dari kitab Lathaiful Ma'arif, Imam Ibnu Rajab Al Hambali, hal. 337-339