Uraian Hadist Ke 15 Arbain Nawawi: Tetangga Tamu
Catatan Arbain (15)
HADITS KELIMA BELAS
(Diam, tetangga, tamu)
Oleh : Najih Ibn Abdil Hameed
1. Dalam perjalanan di daerah Syam, Dzunnun Almishri radhiyallaahu anhu dikejutkan dengan munculnya sebuah kebun hijau. Ditengahnya terlihat seorang pemuda sedang khusyu sholat di bawah pohon apel.
.
"Assalamualaikum" diulang lagi"Assalamualaikum"
Dua kali beliau menyapa, pemuda itu tetap diam tanpa kata. Pemuda itu kemudian mengoreskan jarinya ke tanah, menulis sebuah status :
.
منع اللسان من الكلام لانه هدف البلاء وجالب الافات
فاذا نطقت فكن لربك ذاكرا لاتنسه واحمده في الحالات
Artinya : Lidah tidak mau berbicara karena ia sumber segala bencana dan bahaya. Jika kamu berbicara maka ingatlah Tuhanmu. Jangan lupakan Dia dan pujilah Dia dalam segala keadaan.
.
Membaca tulisan itu, tiba tiba Dzunnun menangis cukup lama. Kemudian beliau menulis status juga di tanah (karena belum ada fb, heheh) :
.
وما من كاتب الا سيبلي ويبقي الدهر ما كتبت يداه
فلا تكتب بكفك غير شيء يسرك في القيامة ان تراه
Artinya : Setiap orang yg menulis pasti akan mati, sedangkan tulisan tangannya tetap ada (dampak baik buruknya akan diterima di akhirat). Maka janganlah kamu menulis apapun (termasuk status fb) kecuali yang membuatmu bahagia ketika melihatnya di akhirat.
.
Selesai membaca tulisan Dzunnun, pemuda itu menjerit keras (karena takut akhirat) hingga nyawanya lepas.
.
Ketika Dzunnuun hendak memandikan dan mengkafani, tiba tiba terdengar suara : "Biarkan dia, Allah telah membuat perjanjian dengannnya agar jenazahnya hanya diurus oleh para malaikat.
.
Dzunnun menuju ke tempat sholat di bawah pohon, melaksanakan sholat dua rakaat, dan ditengok pemuda itu telah hilang tanpa bekas.
.
فليقل خيرا او ليصمت
Ngomong hati hati tapi nulis harus lebih hati hati karena tulisan terus dibaca lbih banyak orang selama belum dihapus
2. Allah ciptakan dua telinga manusia dan dibiarkan terbuka, agar orang lebih banyak mendengar. Allah ciptakan empat buah pagar untuk menutupi satu buah lidah, yaitu dua bibir dan dua baris gigi agar manusia menahan bicara.
3. Luqman Al Hakim yang namanya menjadi nama surat Alquran berpesan kepada anaknya :
"Jika bicara adalah perak, maka diam adalah emas. Jika manusia berbangga dengan indahnya perkataan mereka, berbanggalah kamu dengan indahnya diammu"
4. Ba'duhum : Aku kumpulkan ilmu para ulama, hikmah para bijak, dan obat para dokter.
- Ilmu ulama : jika kau ditanya dan kau tak tahu, katakan aku tidak tahu
- Petuah orang bijak : jika kamu duduk bersama kaum, jadilah kamu yang paling pendiam
- Obat para dokter : berhentilah makan saat kamu masih menginginkannya, niscaya tak akan ada penyakit di tubuhmu kecuali sakit kematian.
---
فليكرم جاره
5. Memuliaka tetangga adalah : kau jenguk saat dia sakit, kau takziyah saat kematian, kau beri pinjaman saat dia butuh, kau tutupi kekhilafannya, kau ucapkan selamat atas keberuntungannya, kau tidak menciumkan bau masakanmu kecuali kau ambilkan bagian untuknya.
---
فليكرم ضيفه
6. Memuliakan tamu adalah : menerimanya dengan senyum ramah, bicara dengan ucapan baik, memberi tempat duduk yg laik, memberi makan hingga tiga hari sesuai kemampuan, berpisah dengan lembut, melayani dan tidak memaksakan diri dalam menyuguhkan makanan.
Bojonegoro, 13 Ramadhan 1440
Najih Ibn Abdil Hameed