Jumlah Sifat Allah dalam Kitab HPT Muhammadiyah
Jumlah Sifat Allah dalam Kitab HPT Muhammadiyah
Lanjutan Poin 19
Klasifikasi Sifat 20
Prie tegese ngimanake gusti Allah. Tegesipoen ngimanaken Gusti Allah poeniko ngestokaken saestonipoen Goeti Allah poenika kagongan sifat 41, kaperang dados tiga: 2. sifat wadjib, 2. sifat mochal 3. sifat djaiz.
Sifat wadjib 20, sifat mochal 20 poenika kaperang dados sekawan, 1. Sifat nafsiyah 2. Sifat salbijah, 3. sifat maani. 4. Sifat ma'nawiyah
Sifat nafsijah poenika wonten 1. Inggih poenika woedjoed, maknanipoen wonten. Sifat salbijah winten 5; 1. Qidam (dihin tanpa jawitan), 2. Baqa (langgeng tanpa poengkasan), 3. Moecholafatulil chawaditsi (nukajani dateng sedaja engkang inggal ing dalem dzat sifat lan pendamelanipoen), 4. Qijamoehoe binafsihi (joemenengipoen Goesti Allah kelajan dzatipoen pijambak, boten manggen lan boten dipoen damel), 5. Wachdanijah (satoenggal Goesti Allah ing falem dzat sifat lan pendamelanipoen).
Sifat Ma'ani poenika wanten pitoe:
1. Qodrat ma'nanipoen koewasa
2. Iradat ma'nanipoen karsa
3. Ngiomoe ma'nanipoen ngoedaneni
4. Hajat ma'nanipoen sugeng
5. Dmangoe ma'nanipoen miharsa
6. Basar ma'nanipoen mirsani
7. Kalam ma'nanipoen ngendika
Sifat ma'nawijah oegi wonten 7 :
1. Kaoenoehoe qadiran ma'nanipoen goesti allah ingkang koewasa.
2. Kaoenoehoe muridan ma'nanipoen wontenipoen Gusti Allah ingkang kersa.
3. Kaoenoehoe aliman ma'nanipoen wantenipoen Gusti Allah ingkang ngoedanani
4. Kaoenoehoe hajjan ma'nanipoen wontenipoen Goesti Allah ingkang soegeng
5. Kaoenoehoe sam'an ma'nanipoen wontenipoen Goesti Allah ingkang miharsa
6. Kaoneoehoe basiran ma'nanipoen wontenipoen Goesti Allah ingkang mrisani
7. Kaornoehoe mutakalliman ma'nanipoen
wontenipoen Goesti Allah ingkang ngendikan
--+++++
border=
border=
Jumlah Sifat Allah dalam Matan Himpunan Putusan Tarjih
Posted by: wahyudi February 13, 2019 in Ilmu Kalam, slider, Uncategorized
Syarah HPT Bab Iman
Artikel ke: 62
Sebelumnya telah kami sampaikan bahwa menurut paham Asyari, sifat Allah tidak terbatas sesuai dengan ketidakterbatasan kesempurnaan Allah. Dalam kitab-kitab Asyariyah pun, antara satu ulama dengan lainnya terkadang menyebutkan sifat-sifat Allah dengan jumlah yang berbeda. Imam Asyari menyebutkan sifat Allah, yang sebagian tidak disebutkan oleh ulama lain, demikian juga Imam Razi mengumpulkan sifat-sifat Allah, yang juga ada sisi yang tidak disebutkan oleh Imam Sanusi. Ini artinya bahwa jumlah sifat Allah yang disebutkan para ulama, bukanlah harga mati. Hal terpenting adalah bahwa sifat-sifat tersebut diambil dari nas al-Quran maupun sunnah nabi Muhammad. Sifat Allah dalam pandangan ahli sunnah sifatnya tauqifi.
Bagaimana dengan Jimpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah? Berapa sifatkan yang disebutkan dalam matan HPT tersebut? Mari kita lihat dan kita hitung.
Dari matan di atas, kita bisa mengambil kesimpulan beberapa sifat Allah sebagai berikut:
Wujud. Hal ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
نُؤْمِنَ بِا للهِ رَبِّنَا ( 4) وَهُوَ الْإِلَهُ الْحَقُّ الَّذِى خَلَقَ كُلَّ شّيْئٍ وَهُوَ الواَجِبُ الوُجُوْدِ
Wajib kita percaya akan Allah Tuhan kita (4). Dialah Tuhan yang
sebenarnya, yang menciptakan segala sesuatu dan Dialah yang pasti adanya (5).
Al-Awwal atau qidam. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan HPT sebagai berikut:
اْلأَوَّلُ بِلاَ بِدَايَةٍ
Dialah yang pertama tanpa permulaan.
Al-Awwal atau yang pertama tanpa permulaan, sering disebut juga dengan sifat qidam
.
Al-Akhir atau baqa. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan HPT sebagai berikut:
وَاْلآخِرُ بِلاَ نِهَايَةٍ
Dan yang akhir tanpa penghabisan
Berakhir tanpa penghabisan, sering juga disebut dengan baqa.
Mukhalafatu lil Hawaditsi (berbeda dengan makhluk). Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT sebagai berikut:
ولاَ يُشْبِهُهُ شَيئٌ مِنَ الكَائِنَاتِ
Tiada sesuatu yang menyamai-Nya
Wahdaniyah. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT sebagai berikut:
الاَحَدُ فِىأُلُوْهِيَّتِهِ وَصِفاَتِهِ وَ اَفْعَالِهِ
Yang Esa tentang ketuhanan, sifat dan af’al-Nya
Al-Hayat (Maha Hidup). Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT sebagai berikut:
اَلْحَىُّ
Yang Maha hidup
Al-Qayyum atau qiyamuhu binafsisi. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
القَيُّوْمُ
Pasti ada dan mengadakan segala yang ada
As-Sama’
( 9)السَّمِيْعُ
Yang Maha mendengar
Al-Basar. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
الْبَصِيْرُ
Yang Maha melihat
Qudrah. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
وَهُوَ عَلَى كل شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu
Iradah. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
إِنَّمَا اَمْرُهُ اِذَا اَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُوْلَ لَهُ آُنْ فَيَكُوْنُ
Perihal-Nya apabila ia menghendaki sesuatu Ia firmankan: “Jadilah”! maka
jadilah sesuatu itu
Ilmu. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
وَهُوَ عَلِيْمٌ بِمَا يَفْعَلُوْنَ
Dia mengetahui atas apa yang Ia perbuat.
Kalam. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
اَلْمُتَّصِفُ بِالْكَلاَمِ
Yang mempunyai sifat kalam
Khaliq. Sifat ini bisa dilihat dari ungkapan matan HPT berikut ini:
يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ. بَيَدِهِ اْلأَمْرُ كله وَإِلَيْهِ يَرْجِعُوْنَ
Dialah yang menjadikan sesuatu menurut kemauan dan kehendakNya. Segala sesuatu ada ditangan-Nya dan kepada-Nya akan kembali
Di atas, ada 14 sifat yang tertuang dalam matan Himpunan Putusan Tarjih. Jika beberapa sifat di atas dikaitkan dengan sifat maknawiyah, yang merupakan sifat luzum dari sifat ma’ani, maka jumlahnya akan bertambah sehingga menjadi 21 sifat dengan perincian sebagai berikut:
Hayan
Sami’an
Basiran
Qadiran
Muridan
Aliman
Mutakalliman
Jika kita perhatikan, seluruh sifat-sifat di atas sama dengan sifat 20 yang disebutkan oleh Imam sanusi dalam kitab al-Barahain al-Akidah as-Shughra. Hanya saja, di matan HPT, ditambahkan sifat khaliq. Sifat ini, tidak disebutkan oleh Imam Sanusi dalam kitabnya.
-+----. Wallahu a'lam
+++++++++
Syarah aqaidul iman: R Haiban Hadjid