HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer
Pertanyaan

Jadilah Syafi’iyyah, Jangan Asy’ariyyah?

Jawaban:

 Cocok: Wasiat Salafnya Salaf Hari Ini?


“Jadilah engkau seorang Syaafi'iy (pengikut madzhab Syaafi'iyyah) tanpa perlu menjadi seorang Asy'ariy.”


Kata-kata diatas, katanya wasiat dari salaf.


Jadi begini. Ceritanya di Indonesia lagi musim kalangan yang kagum dengan Imam Syafi'i, mau bermazhab Syafi’i, mengkaji kitab Syafi’iyyah, pesantrennya dinama-namakan dengan ulama Syafi’iyyah. Hanya saja, bedanya tak mau ikut aqidahnya Asy’ari.


Meski entah benar atau tidak Syafi’iyyahnya atau sekedar casing. WaAllahua’lam.


Ya, monggo aja. Bebas kan ya? 😀


Cuma kadang pakai sindir-sindiran.


Katanya di Indonesia kebanyakan mengikuti Syafi’iyyah tidak ikut Imam Syafi’i lah, katanya dalam aqidah tak ikut aqidah Imam Syaf’i malah ikut Asy’ariy lah, dll.


Kok malah seolah lebih tahu tentang Imam Syafi’i daripada ulama Syafi'iyyah ya.


Nanti giliran dibalas sindirannya, katanya sebagai sesama saudara harus akur, jangan saling rundung.


Yaudah, begini saja. Kita coba cek ucapan siapakah diatas? Benarkah wasiat salaf? Kalo benar, salaf yang mana? Bagaimana sepak terjang orang yang mengucapkan itu?


- Ungkapan dalam Bahasa Arab


Dalam bahasa Arab, ungkapan aslinya adalah” 


كن شافعيا ولا تكن أشعريا، وكن حنفيا ولا تكن معتزليا، وكن حنبليا ولا تكن مشبها[1]


Artinya: Jadilah Syaifiyyah tapi jangan jadi Asy’ari. Jadilah Hanafiyyah tapi jangan jadi Mu’tazilah. Jadilah Hanbali jangan jadi Musyabbih.


- Ungkapan dari Hasan an-Naisaburi


Ungkapan diatas sebenarnya ungkapan dari Hasan an-Naisaburi.


Benarkah dia itu salaf? Siapakah dia sebenarnya?


Namanya Hasan bin Abu Bakar an-Naisabari, lengkapnya Hasan bin Dzinnun bin Abu al-Qasim Abu al-Mafakhir as-Syi’ri an-Naisaburi. Benarkah dia ulama salaf?


- Bukan Salaf: Wafat tahun 545 H


Dia yang bernama Hasan bin Dzinnun bin Abu al-Qasim Abu al-Mafakhir as-Syi’ri an-Naisaburi ini wafat tahun 545 H. Sebagaimana disebutkan dalam Tarikh Islam: 


الْحَسَنُ بْن ذي النُّون بْن أَبِي القاسم، الواعظ المشهور، أبو المفاخر الشعري، النَّيْسابوريّ. [المتوفى: 545 هـ][2]


Artinya: Hasan bin Dzinnun bin Abu al-Qasim Abu al-Mafakhir as-Syi’ri an-Naisaburi wafat 545 H


Kalo disebut salaf dari segi zaman, seperti cukup jauh. Apa mungkin dia salaf dari segi pemikirannya? Siapakah dia?


- Hobi: Melaknat Asyairah Secara Terang-Terangan


Imam adz-Dzahabi (w. 748 H) menyebutkan:


وكان يلعن الأشعريّ جَهرًا على المنبر[3]


Dia melaknat Asy’ari secara terang-terangan di atas mimbar.


Kalo dari segi suka mencela Asy’arinya, seperti pas dengan yang mengaku salaf di hari ini. Cocok berarti ya.


Maka tak heran, di zaman Hasan hidup dahulu pun dia disukai para pengikut Hanabilah.


- Disukai Pengikut Hanabilah: Suka Mencela Asy'ariyyah


Ibnu Katsir (w. 774 H) menyebutkan:


وَجَعَلَ يَنَالُ مِنَ الْأَشْعَرِيَّةِ فَأَحَبَّهُ الْحَنَابِلَةُ[4]


Artinya: Dia mencela Asy’ariyyah maka disukai Hanabilah.


- Disukai Pengikut Hanabilah: Berhasil Mengusir al-Isfirayini al-Asy’ari


Dia disukai para pengikut Hanabilah karena berhasil mengusir Abu al-Futuh al-Isfirayini al-Asy’ari dari Baghdad. Berikut penuturan dari Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H):


ومال إليه الحنابلة لإخراجه لأبي الفتوح الإسفراييني الأشعري من بغداد.[5]


Artinya: Pengikut Hanabilah itu suka kepadanya karena berhasil mengusir Abu al-Futuh al-Isfirayini al-Asy’ari dari Baghdad.


Tapi ternyata si Hasan yang dianggap salaf ini pintar bohong.


- Bohong: Mengaku Hanbali


Kata Imam adz-Dzahabi (w. 748 H), ternyata si Hasan ini mengaku Hanbali saja. Sebagaimana beliau katakan:


وأظهر التحنبُل وذمّ الأشاعرة، وبالغ، وهو كَانَ السّبب في إخراج أَبِي الفتوح الإسفراييني من بغداد، ومال إِلَيْهِ الحنابلة[6]


Artinya: Dia mengampakkan Hanbali dan mencela Asy’ari dan berlebihan. Itulah yang menyebabkan Abu al-Futuh al-Isfirayini diusir dari Baghdad sampai dia disukai pengikut Hanabilah.


- Bohong: Mu’tazilah tapi Berpura-Pura Mencela Mu’tazilah


Padahal aslinya dia adalah mu’tazilah. Kata adz-Dzahabi (w. 748 H):


ثمّ بان أنّه مُعْتَزِليّ يَقُولُ بخلْق القرآن، بعد أن كَانَ يُظهر ذمّ المُعْتَزِلة[7]


Artinya: Lalu teranglah bahwa dia adalah mu’tazilah yang mengatakan bahwa Al-Qur’an itu makhluk. Meski sebelumnya dia seolah mencela mu’tazilah.


Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H) menyitir pernyataan Ibnu al-Jauzi (w. 597 H) tentang Hasan ini:


قال ابن الجوزي: وكان يميل إلى رأي المعتزلة ويظهر دينهم وحدثني أبو الخير أنه خلا به فصرح له بخلق القرآن[8]


Artinya: Ibnu al-Jauzi (w. 597  H) berkata: dia cenderung kepada pendapat Mu'tazilah dan menampakkan agamanya. Abu al-Khair berkata kepadaku: memang dia mu'tazilah dan berkata bahwa Al-Qur'an itu makhluk.


- Prestasi: Menciptakan Huru-Hara di Baghdad


Selain suka mencela, pintar bohong, ada prestasi lain dari Hasan yang dicatat oleh para ulama. Salah satu prestasi lain dari Hasan ini adalah timbulnya fitnah dan huru-hara di Baghdad di zamannya.


Ibnu Katsir (w. 774 H) menyebutkan:


وَجَرَتْ بِسَبَبِهِ فِتْنَةٌ بِبَغْدَادَ[9]


Artinya: terjadi fitnah huru-hara di Baghdad karenanya (Hasan)


- Doa adz-Dzahabi: Semoga Allah Merahmati Kaum Muslim setelah Matinya Dia


Imam adz-Dzahabi mengakhiri biografi Hasan ini dengan:


ثمّ قلعه اللَّه من بغداد، وهلك بغزنة، رحم اللَّه المُسلمينَ.[10]


Artinya: kemudian Allah pindahkan dia dari Baghdad dan mati di Ghaznah. Semoga Allah merahmati kaum muslimin.


Begitulah kira-kira yang disampaikan para ulama terkait Hasan an-Naisaburi ini.


Salaf si salaf. Tapi salaf yang bagaimana dulu ya. 😀


[1] Ibn al-Jauzi Jamaluddin Abu al-Faraj Abdurrahman (w. 597 H), al-Muntadzam fi Tarikh al-Umam wa al-Muluk, (Berut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1412 H), juz 18, h. 31


[2] Adz-Dzahabi Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad (w. 748 H), Tarikh al-Islam, (Baerut: Dar al-Kutub, 1413 H), juz 36, h. 872


[3] Adz-Dzahabi Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad (w. 748 H), Tarikh al-Islam, (Baerut: Dar al-Kutub, 1413 H), juz 36, h. 225


[4] Ibnu Katsir Ismail bin Umar (w. 774 H), al-Bidayah wa an-Nihayah, (Baerut: Dar Hajr, 1424 H), juz 16, h. 360


[5] Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H), Lisan al-Mizan, (Baerut: Dar al-Basya’ir, 2002 M), juz 3, hal. 43


[6] Adz-Dzahabi Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad (w. 748 H), Tarikh al-Islam, (Baerut: Dar al-Kutub, 1413 H), juz 36, h. 872


[7] Adz-Dzahabi Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad (w. 748 H), Tarikh al-Islam, (Baerut: Dar al-Kutub, 1413 H), juz 36, h. 872


[8] Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H), Lisan al-Mizan, (Baerut: Dar al-Basya’ir, 2002 M), juz 3, hal. 43


[9] Ibnu Katsir Ismail bin Umar (w. 774 H), al-Bidayah wa an-Nihayah, (Baerut: Dar Hajr, 1424 H), juz 16, h. 360


[10] Adz-Dzahabi Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad (w. 748 H), Tarikh al-Islam, (Baerut: Dar al-Kutub, 1413 H), juz 36, h. 872

Aqidah (70) Arbain (8) Distribusi (1) Fiqih (134) Hadist (35) Jenazah (4) Khotbah (3) Kisah Hikmah (20) Kisah Teladan (6) Kutipan (307) Pajak (5) Pasar (5) Pendidikan Islam (19) Penjualan (3) Pernikahan (7) Puasa (14) Qurban (1) Ramadhan (11) Segmentasi (1) Shalat (19) Soal Ekonomi (8) Soal PKn (5) Syubhat (5) Tafsir (5) Thaharah (1) Uraian (2) Zakat (1)