Jika Allah Sudah Berkehendak
Kalau Allah Sudah Berkehendak
Dua hari yang lalu, seorang calon jamaah haji asal Libiya bernama Amir al-Mahdi terlambat tiba bandara.
Karena satu dan lain hal pemeriksaan paspor dan keimigrisiannya berjalan lama. Akhirnya pesawat pun terbang. Amir al-Mahdi tertinggal.
Tapi ia tidak mau meninggalkan bandara. Ia sudah bertekad untuk berangkat haji tahun ini, dan ia merasa yakin niatnya itu akan diwujudkan oleh Allah Swt.
Sesaat sesudah take off, ternyata pesawat mengalami masalah teknis sehingga harus kembali ke bandara. Saat sudah mendarat kembali, petugas bandara meminta kepada kapten pesawat untuk mengizinkan Amir untuk naik. Tapi sang kapten keberatan. Mungkin ia tidak mau repot dengan prosedur penambahan penumpang di akhir.
Setelah masalah teknis selesai pesawat kembali terbang. Amir al-Mahdi bersikukuh untuk tetap di bandara. Para petugas sudah berusaha meyakinkannya untuk pulang saja. Mungkin memang tidak nasibnya untuk haji tahun ini. Tapi ia menolak untuk pulang. Ia bahkan berkata dengan penuh yakin, “Pesawat itu akan kembali lagi.”
Dan ternyata benar.
Pesawat kembali lagi ke bandara karena ada masalah teknis baru yang terjadi sesaat sesudah tinggal landas. Kali ini, kapten pesawat tidak bisa berbuat lain selain mengizinkan Amir al-Mahdi untuk naik. Alhamdulillah ia akhirnya sampai di tanah suci.
Berita tentang Amir al-Mahdi menjadi viral seketika di berbagai media Libiya dan Timur Tengah.
Salah seorang netizen berkomentar, “Wahai Amir, apa rahasia engkau dengan Allah sehingga pesawat mesti mengalami masalah dua kali agar engkau bisa naik dan berangkat ke tanah suci…”.
Memang, kalau Allah sudah berkehendak tak ada yang bisa menolak…
Oleh: Ust Yendri Junaidi